Selasa, 29 November 2011

Hubungan Antara Masyarakat, Produsen, Pemerintah, dan Bank




           Antara masyarakat dan produsen erat kaitannya. Masyarakat dapat melakukan kegiatan konsumsi terhadap produsen, dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya secara langsung. Contoh dari kegiatan konsumsi tersebut antara lain pembelian kebutuhan sandang, pangan, ataupun papan dan masyarakat mamiliki kewajiban untuk membayar pajak kepada pemerintah. Selain itu bank pun berperan dalam penyimpanan uang dari masyarakat. Dan bank akan memberikan bunga sebagai timbal baliknya. Produsen membutuhkan modal untuk kegiatan produksinya dan modal itu didapat dari para investor ( masyarakat ). Bagi masyarakat yang membutuhkan dana baik untuk investasi ataupun kegiatan lainnya dapat meminjam kepada pihak bank, tentunya dengan bunga yang telah ditentukan. Peran masyarakat wajib mematuhi kebijakan-kebijakan yang telah dibuat pemerintah. Peran pemerintah sangat penting dalam menjaga kestabilan antara sektor real ( perusahaan ) dan sektor moneter ( bank ), salah satunya dengan cara menjaga dan menetapkan kebijakan-kebijakan. Peran pemerintah terhadap produsen yakni memberikan subsidi kepada produsen agar harga saham menjadi murah sehingga banyak investor ( masyarakat ) yang berinvestasi. Jika perusahaan memiliki modal yang banyak maka kegiatan produksi akan berjalan dengan baik, dan produsen dapat melakukan peranannya tehadap masyarakat yakni dengan cara membayar gaji para pekerja/karyawan.
          Apabila tingkat bunga tabungan di bank tinggi, maka keinginan menabung masyarakat menjadi meningkat, hal tersebut mengakibatkan masyarakat memilih menabung daripada berinvestasi. Oleh karena itu, pemerintah perlu memberikan kebijakan moneter yang bertujuan untuk menurunkan suku bunga di bank. Ataupun pemerintah dapat memberikan subsidi ke pengusaha-pengusaha kecil dengan cara memberikan modal melalui bank dalam bentuk KUR ( Kredit Usaha Rakyat).
           Pasar modal juga penting peranannya bagi suatu perusahaan ( produsen ) untuk mendapatkan dana dari para invastor ( masyarakat ). Dan peran pasar modal bagi masyarakat yakni dapat dijadikan sebagai sarana untuk berinvestasi yang barupa saham ( surat kepemilikan atas perusahaan ) dan obligasi ( surat hutang perusahaan ), tentunya hal tersebut mamiliki resiko dan keuntungan yang berbeda.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar